Rothschild Ingin RI Jadi Pemasok Batubara Terbesar ke China
Vallar Plc
Jakarta – Nathaniel Rothschild melalui Vallar Plc menggandeng Bakrie Grup melalui sebuah mekanisme tukar guling saham. Rothschild selanjutnya ingin menjadikan perusahaan gabungannya dengan Bakrie itu sebagai pemasok batubara terbesar ke China.
“Kami telah mengumumkan terciptanya jawara batubara Indonesia… yang akan menjadi pemasok batubara thermal terbesar ke China,” ujar Rothschild dalam conference call di London seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/10/2010).Pada tahun 2009, total impor batubara China mencapai 126 juta ton, atau melonjak hingga 3 kali lipat dibandingkan tahun 2008.
“Ini merupakan satu bisnis yang pada tahun 2013 akan menghasilkan batubara sebanyak 140 juta ton per tahun,” imbuh Rothschild.
Seperti diketahui, PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR) menggelar aksi korporasi menggemparkan dengan melakukan tukar guling saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan Vallar milik Rothschild, keluarga bankir terkaya di dunia.
BNBR menandatangani perjanjian jual beli dengan Vallar Plc untuk melepaskan 5,2 miliar saham BUMI di Rp 2.500 untuk mendapatkan 90,1 juta saham baru Vallar, dimana BNBR akan menerima 50,5 juta saham baru di Vallar seharga GBP 10 per saham.
Rothschild juga mengambil alih 75% saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Harga akuisisi saham BRAU akan dilakukan pada Rp 540. PT Bukit Mutiara, anak usaha Recapital Advisors melepaskan 75% sahamnya di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dan akan memperoleh dana tunai Rp 6,596 triliun dan 24,9% saham Vallar Plc, perusahaan milik keluarga Rothschild.
Pelepasan 75% saham BRAU ini akan dilakukan melalui 2 cara. Sebesar 35% saham BRAU akan dibayar tunai pada harga Rp 540 per saham senilai Rp 6,596 triliun, sedangkan 40% saham BRAU akan akan ditukar guling dengan 52,2 miliar saham Vallar Plc atau sekitar 24,9,” u
Usai transaksi ini, BNBR akan menjadi induk usaha Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc akan menjadi pemegang 25% saham BUMI. Setelah transaksi, Vallar akan berganti nama menjadi Bumi Plc.
Dengan rampungnya transaksi dimaksud, Bakrie akan menjadi pemegang saham terbesar pada Bumi PLC serta berhak menunjuk posisi-posisi kunci di jajaran Direksi dan Manajemen Bumi PLC, khususnya posisi Chairman, CEO dan CFO di Vallar. Dengan demikian Bakrie akan secara langsung maupun tidak langsung, memegang kendali manajemen dan operasi di BUMI.
Transaksi ini ditangani oleh Credit Suisse sebagai penasihat keuangan BNBR. Secara tidak langsung, grup Bakrie dan Recapital pemilik Berau akan ikut tercatat di Bursa London.
Lepas 75% Saham Berau, Recapital Kuasai 24,9% Saham Vallar
Selasa, 16/11/2010. Jakarta – PT Bukit Mutiara, anak usaha Recapital Advisors melepaskan 75% sahamnya di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Bukit Mutiara akan memperoleh dana tunai Rp 6,596 triliun dan 24,9% saham Vallar Plc, perusahaan milik keluarga Rothschild.
Menurut Chief Executive Office Recapital, Thomas W. Shreve dalam paparannya di gedung Recapital, Jakarta, Selasa (16/11/2010), pelepasan 75% saham BRAU ini akan dilakukan melalui 2 cara.
“Sebesar 35% saham BRAU akan dibayar tunai pada harga Rp 540 per saham senilai Rp 6,596 triliun, sedangkan 40% saham BRAU akan akan ditukar guling dengan 52,2 miliar saham Vallar Plc atau sekitar 24,9,” ujarnya.
Usai transaksi ini, Recapital melalui Bukit Mutiara akan memiliki 24,9% saham Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc akan memiliki 75% saham BRAU. Bukit Mutiara secara langsung juga masih memiliki 15% saham. Sebelum transaksi ini, Bukit Mutiara menguasai 90% saham BRAU.
“Saham BRAU akan diterima Vallar pada 8 bulan masa lock-up setelah IPO Vallar pada Juli 2010 lalu,” ujarnya.
Vallar Plc merupakan perusahaan investasi milik keluarga Rothschild yang merupakan bankir terkaya di dunia. Vallar baru saja menggelar IPO raksasa di Bursa London senilai US$ 1,07 miliar atau Rp 9 triliun pada Juli 2010.
“Kami senang mengambil langkah penting ini, strategi yang dilakukan tepat pada waktunya, saat Vallar IPO,” ucap Co-Founder and Director Vallar, Nathaniel Rothschild.
Vallar, si ‘Anak’ Rothschild yang Jadi ‘Gandengan’ Bakrie
Selasa, 16/11/2010. Jakarta – Kelompok usaha Bakrie membuat gempar dengan transaksi tukar gulingnya dengan Rotschild melalui anak usahanya, Vallar PLC. Upaya tukar guling itupun kini membuat grup Bakrie go international.
PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) telah menandatangani perjanjian jual beli dengan Vallar Plc untuk melepaskan 5,2 miliar saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Rp 2.500 per saham untuk mendapatkan 90,1 juta saham baru Vallar, di mana BNBR akan menerima 50,5 juta saham baru di Vallar seharga GBP 10 per saham.
BNBR menandatangani perjanjian jual beli dengan Vallar Plc untuk melepaskan 5,2 miliar saham BUMI di Rp 2.500 untuk mendapatkan 90,1 juta saham baru Vallar, di mana BNBR akan menerima 50,5 juta saham baru di Vallar seharga GBP 10 per saham.
“Kami memahami penuh daya tarik kelas dunia dan potensi pertumbuhan BUMI dan kami senang dan sangat antusias untuk bekerjasama dengan BNBR untuk menciptakan sebuah ‘Perusahaan Pertambangan Global Terkemuka’. Kami percaya bahwa gabungan perusahaan tersebut akan secara ideal memposisikan diri meraih sejumlah peluang, baik secara domestik maupun internasional yang akan menjadi basis kami untuk melakukan konsolidasi industri di masa depan,” urai Nathaniel Rothschield yang merupakan co founder dan direktur Vallar PLC dalam siaran persnya, Selasa (16/11/2010).
Siapa sebenarnya Vallar PLC itu?
Vallar PLC merupakan perusahaan yang terdaftar pada bursa utama Bursa Saham London. Vallar PLC dibentuk bersama oleh Nathaniel Rotschild dan James Campbell yang memilik pengalaman ekstensif berinvestasi dan mengelola pada perusahaan-perusahaan tambang di seluruh dunia.
Per 12 November 2010, Vallar PLC memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 1,044 miliar dengan lebih dari US$ 1 miliar dalam bentuk tunai.
Vallar PLC baru-baru ini juga berhasil meraup US$ 1,07 miliar dari pencatatan saham di Bursa London. Dana dari hasil IPO itu memang akan digunakan untuk mendanai akuisisi perusahaan pertambangan. Vallar PLC yang akan segera berganti nama menjadi BUMI Plc merupakan perusahaan yang fokus pada investasi pertambangan terutama logam, batubara, bijih besi di Amerika, Rusia, Eropa Timur, dan Australia.
Salah satu pemiliki Vallar PLC yang cukup dikenal publik adalah Nathaniel Rotschild. Ia merupakan mantan co-presiden hedge fund berbasis di New York, Atticus Capital LLC dan satu-satunya putra dari ahli keuangan Inggris, Lord Jacobs Rothschild dan Serena Mary Dunn. Jacobs Rothschild total memiliki 4 anak, dan Nathaniel merupakan bungsu dan satu-satunya putra.
Rothschild, kelahiran 12 Juli 1971 kini tercatat di posisi ke-7 dalam daftar 25 manajer hedge funds terkaya di Inggris versi Sunday Times. Ia diperkirakan memiliki kekayaan sekitar 650 juta poundsterling atau sekitar Rp 9,3 triliun.
Nathaniel Rothschild pernah menikah dengan Annabelle Neilson namun bercerai pada tahun 1997, dan tidak memiliki anak.







Thanks ya atas artikelnya. Salam kenal
Bakrie lagi Bakrie lagi… Cape dehh